BERITA LAINNYA  
Hearing Aid & Diagnostic
Screening Pendengaran Pada Bayi Baru Lahir

Faktor resiko tinggi penurunan pendengaran pada bayi baru lahir :
  1. Berat badan baru lahir kurang dari 1500gr
  2. Apgar 7 atau kurang pada 5 menit ( severe asphyxia-arterial pH level lebih rendah dari 7.25, serangan koma atau memerlukan assisted ventilation)
  3. Kuning-hyperbilirubinemia : blood exchange
  4. Skeletal or crainial defects
  5. telinga bagian luar abnormal
  6. Riwayat keluarga kurang pendengaran
  7. Congenital perinatal infections ( Toxoplasmosis, Syphilis, Rubela, Cytomegalovirus, Herpes Simplex Virus )

( OAE ) Otoacoustic Emissions

OAE adalah sinyal akustik yang dapat merekam fungsi dari kohlea ( outer hair cell ) melalui kanal telinga. Normal response ( Pass ) menunjukan fungsi outer hair cell dan telinga bagian tengah normal. Tes ini hanya membutuhkan pasien untuk diam tidak bicara ( atau tidur ) tes ini membutuhkan waktu 10 -15 menit.


IMPEDAN AUDIOMETRI

Impedans Audiometri ( timpanometri, reflek akustik dan fungsi tuba ) pemeriksaan untuk mengetes fungsi telinga bagian tengah. Tekanan udara di kanal telinga sedikit bervariasi, hasil volume mengukur tekanan udara sehingga dapat dideteksi dan didokumentasikan adanya cairan ditelinga bagian tengah atau tekanan negative telinga bagian tengah. Membutuhkan sedikit kerjasama dengan pasien.


AUDIOTORY BRAINSTEM RESPONSE ( ABR/BERA )

Tes ABR berguna sebagai pemeriksaan diagnostic untuk mengukur pendengaran ketika tes pendengaan konvensional tidak dapat dilakukan.

Hasil tes ABR realible, objektif, tidak sakit dan pasien tidak perlu melakukan apa-apa. Gelombang aktivitas otak di pusat auditory direkam dalam merespon bunyi click setiap telinga. Kemudian tes ABR secara langsung mengestimasi level pendengaran di system peripheral auditory ( telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam ).

ABR dapat digunakan untuk :
  • Sebagai prosedur screening untuk bayi baru lahir yang mempunyai resiko tinggi kurang pendengaran.
  • Sebagai pemeriksaan diagnostic untuk mengidentifikasi bayi dan anak-anak dengan kurang pendengaran.
  • Untuk mengestimasi derajat pendengaran untuk pasien yang sulit dites seperti keterbelakangan mental, autisme, terlambat perkembangan bicara dan motorik.
  • Untuk mengevaluasi pasien dengan suspected retrocochlear pathology.
  • Untuk mengevaluasi dengan Meniere disease
  • Intra-operative monitoring ( pasien Neurologi )
  • Sebagai indicator prognostic untuk pasien dengan trauma kepala.

Evaluasi Pendengaran Pediatric
  • Anak-anak usia 0-4 bulan biasanya tidak merespon dengan baik tes behavioral, jadi pemeriksaan pendengaran objective seperti Otoacoustic Emission (OAE), Auditory Brainsteam Respons (ABR) dan Impedans lebih diutamakan.
  • Anak-naka usia 4-18 bulan biasanya akan merespons dengan baik terhadap stimulus bunyi yang diberikan. Prosedur yang dilakukan adalah Visual Reinforcement Audiometry (VRA), anak-anak akan dibiasakan untuk merespon bunyi yang disertai dengan adanya lampu dan mainan secara simultan. Setelah perilaku anak-anak terkondisikan, intensitas bunyi stimulus dapat dikurangi, sampai ambang pendengaran didapatkan. Tes ini merupakan prosedur yang sangat realibel yang akan memberikan estimasi ambang pendengaran diseluruh frekuensi yang dibutuhkan untuk perkembangan bicara dan bahasa.
  • Anak-anak usia 18-24 bulan biasanya sudah dapat dipasangkan headphone sambil bermain dalam merespon bunyi ( seperti mengidentifikasi gambar, atau menyusun puzzle dalam merespon bunyi). Ketika kooperatif, anak tersebut dapat memberikan hasil pemeriksaan pendengaran seperti Pure tone Air dan Bone Conduction.

Significant Findings/Impact on Development
  • Pendengaran Normal dapat didefinisikan ambang nada murni 15dB atau lebih baik untuk frekuensi 250-8000 Hz dengan kemampuan speech discrimination normal di kedua belah telinga.
  • Minimal Hearing Loss ( ambang dengar 16-25 dBHL)
    Speech/Language Impact : Anak tersebut mungkin mempunyai kesulitan mendengar dalam jarak jauh. Pada anak-anak dengan ambang pendengaran 15dBHL dapat mengalami kesulitan mendengaran sebanyak 10%, ketika
Kembali
  JL. MT. Haryono, Komp. Mal Fantasi Blok AB 2
  No. 18 � 20, Balikpapan Baru 76114 � KALTIM
  Tel : (62-542) 877898 (Hunting), Fax : (62-542) 877898
  Website : www.klinik-panacea.net
  Email     : humas@klinik-panacea.com
  • Klinik Fisioterapi
  • Klinik Hipnoterapi
  • Klinik Kedokteran Wisata
  • One Day Surgery
  • Evakuasi Medis
  • Home Care
  • Pilates
  • Training Kesehatan
 
   
  Home | Profil | Pelayanan | Fasilitas | Dokter | Konsultasi | Webmail
Copyright © 2005 Klinik Panacea All rights reserved